Anti Thesis Bencana Tsunami Aceh
"""makanya, klo gak kepingin diserang Asap kebakaran HUTAN dari kalimantan, para pemuda Malaysia harus ikut menjaga Hutan. Berani nggak Menangkap para cukong (Di negara malaysia) yang mencuri Kayu-2 Log dan mengadili?. seperti Mahasiswa dan Pemuda Indonesia Meruntuhkan kekuasasaan Penguasa yang mengeluarkan kebijakan HPH?."""Udah Gak Zamannya Bung, Perang Antar Bangsa "Clash Of Civilyzation" itu tuh Peradaban Usang Kanibalisme""", sekarang jamannya kebersamaan untuk kita perangi Korupsi dan Kebijakan-kebijakan Pemerintah yang Memiskinkan Rakyat dan merusak di muka bumi, di belahan dunia Manapun.!!!Jangan Mau di adu Domba para Penguasa yang hanya ingin melanggengkan kekuasaanya sebagai Simbol Identitas Bangsa dan Negara dengan Perang dan Pembantaian Massal. dikutip dari perdebatan di dunia maya;….. http://youtube.com/watch?v=m96FCTKHNA8
Tsunami Aceh adalah kejahatan Kepentingan selapis Tipis Penguasa Amerika, Penguasa RI yang mengeluarkan HPH/Hak Pengelolaan Hutan sebagai Pendamping Kebijakan REVolusi Hijaunya diiringi tepuk riuh tangan Anggota DPR RI dizaman Orde yang meniru cara-cara intrik politiknya "AROK_DEDES", dan Sri Baginda Datuk yang di pertuan Agung dari Negara serumpun yang membiarkan Para Cukong kayu mencuri kayu dari kalimantan dan Papua.
Mari kita baca dan tela’ah bersama di Al-Quran dan Alkitab ; tentang ayat-2 yang menjelaskan Bahwa Bencana alam adalah Ekses sebagai Akibat Ulah selapis Tipis para Kholifah-2 Juling dan cukong-cukong bisnis dengan tangan kekuasaan di kedua Negara rumpun melayu ini.
Salah satunya….dalam firman Allah; """(6) Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan?,(7) dan gunung-gunung sebagai pasak?,"" An Naba’ ( BERITA BESAR ) 6-7
ARtinya;
1. Jika Kita ingin Tenda Kita Kuat maka Pasaknya juga Harus Kuat. Pasak/Gunung/Daratan harus memiliki Otot-otot yang kuat pula.Apa Otot dari Gunung? jawabannya adalah Jutaan Akar-akar Tumbuhan yang Saling Mengikat dan menganyam satu sama yang lain.
2. memang para Ilmuwan sangat Cerdas dalam Menganalisa (IQ dan EQ sebagai dasar Analisist Question) tapi tidak cukup Pintar dengan Ilmu Pengetahuan yang mereka Kuasai, Thesis dan Anti Thesis Mereka terlalu tidak sempurna untuk menyimpulkan Bahwa Tsunami Aceh Sebagai Akibat dari Pergeseran KERAK BUMI. "itu benar tapi ibarat melangkah baru setengah langkah".(belum mencapai pada tingkatan Spiritual Questions/SQ)Belum Mampu membaca dan bekerja lepas dan masuk dari dan kedalam Cosmology Ruang, Waktu, Materi Dan Enegi. Padahal dalam Ilmu Pengetahuan dan Technologi; Setiap Patahan akibat dari Tahanan Energi akan memiliki angka-angka yang berbeda pada Bentuk dan tingkat kerusakan nya yang tidak sama serta pada tingkat Getarannya sesaat setelah patahan yang terjadi pada kerak bumi.
Thesis,Sinthetis dan Anti Thesis;
A. Akibat Pembabatan Hutan,Sebagian besar Air Hujan yang volumenya berjuta-juta Meter kubik dengan berat bertrilyun-trilyunan Ton-ase yang seharusnya Terserap Tanah dan Akar Tumbuhan yang sudah terbabat Habis langsung membanjiri dan tertumpah kelautan.belum lagi Ekses Pemanasan Global.bayangkan Berapa tambahan beban mati yang harus di tanggung dasar Samudra (Hamparan/Tenda). Dengan luas lautan sekitar 5,6 juta km 2
(salah satu terluas didunia) dan letaknya di kawasan tropis, keberadaan
laut kita sangatlah penting. Namun, keberadaan fitoplankton sebagai
hutan tropis bawah laut, untuk penyerap global emisi gas CO2, sangat tergantung pada daya dukung lingkungan ( Hutan Manggrove-tanaman air sebagai fungsi filter air dari pencemaran)
B. Hutan yang sudah digundul, meski masih meninggalkan akar, namun akar-akar ini akan lapuk dalam jangka waktu hanya pada kisaran 10-20 Tahun( Terjadi Proses Pelapukan pada konstruksi Tanah/ Gunung/ Pasak.
Pertanyaan,
1. Tahun Berapa, Jeda Waktu Penggundulan Hutan Di Indonesia oleh Dunia dengan Bencana Tyunami di Aceh?
2. Tahun Berapa, Bom Atom di Jepang yang mengakibatkan rusaknya Ekologi, dengan jeda bencana seporadis Tsunami yang melanda jepang?, adakah bencana Tsunami yang mengancam kota-kota jepang Pra terjadinya Bom Atom?, meski jepang termasuk dalam deretan gunung berapi yang mau tidak mau menyebabkan vabrikasi dan pergesaeran tanah.
C. Sejarah Daratan, Dibentuk Oleh Tekanan Air Laut; Sebagian Puncak Pegunungan Dahulunya adalah dasar dari Lautan ( Seperti Timbangan). jika yang satu sisi(dasar Samudra) menekan kebawah maka sisi yang lain (Puncak Daratan) akan bergerak keatas.
D. Pergerakan Lempeng Tidak Dapat dihindari/dihentikan. Namun laju pergerakan itu dapat di Reduksi dengan hambatan.ibarat kendaraan percepatan dan kecepatannya dapat di kurangi dengan menggunakan Rem. semakin Kuat remnya akan semakin bagus Funsi Reduksinya.
E. Akar-akar dari Hutan adalah satu-satunya Fungsi Reduksi. Sifat Fisikanya dan Kwantitas nya Adalah Otot-otot Konstruksi Tanah. Sifat porinya adalah fungsi pengurangan Volume yang Signifikan. Daun-daunnya Adalah Funsi pengurangan Pemanasan Global
F. Jika ingin Menahan Hamparan Tenda dengan Beban Berat, Bumi ini membutuhkan Pasak-pasak yang cukup kuat, bukan besi, baja, dan Beton, Namun berjuta-juta akar hutan yang saling mengikat satu sama yang lain
Konklusi
1. Bencana seperti Tsunami dapat dihindari/di reduksi kekuatannya, dengan penghijauan kembali dari Puncak Pegunungan sampai Pinggiran Pantai (Manggrove)
2. Di perlukan Para Pemimpin Masa depan Yang Cerdas dan memiliki Moral serta Tanggung Jawab kepada Manusia Alam dan Tuhannya
3. Di Butuhkan Para Ilmuwan, yang tidak Sekedar Mampu Secara Idealita dalam Konteks disiplin Ilmu yang di pelajarinya/Teksbook, Namun Harus Yang berotak Bena-benar Komperhensif, Berpola pikir dan berkerangka pikir secara general serta bertumpu pada Konsep-Konsep yang Benar-benar Tajam dan Dapat di Percaya Kemampuan analisa dan pemecahan masalahnya dalam Rangka Penyelatan Hegemoni Ilmu Pengetahuan Untuk Generasi Selanjutnya,
4. Perlu Adanya Revolusi Tingkah Laku dan Ilmu Pengetahuan, yang sebagian di hilangkan atau ditutup-tutupi. Ilmu Pengetahuan Musti Jujur berdasarkan Angka-angka yang Alamiah. dengan Harapan Pertumbuhan Politik, Ekonomi, Sosial, dan Budaya Arif suatu Bangsa yang berdasarkan Ilmu Pengetahuan dan Tingkah-Laku Manusia sebagaimana Tersebut diatas, dapat berkembang dan tumbuh secara setimbang untuk kemaslakatan umat Manusia menuju Hamparan Keadilan dan Kemakmuran serta Ketentraman Hidup yang nyaman
Solidarity In The Amoral Birocratie and Show Of Forces Era
Yusufi Eko Sujarwo (YES)
Alumnus ;
D3 Mesin ITS (D3 M ITS),Kader KBS (Kelompok Belajar Sosialis), Koordinator GSP-AMPK Trenggalek, Litbang Urban Poor Linkage (Paguyuban Warga Strenkali Surabaya)