http://www.jarwoeko.webs.com

Archive for April, 2008


PaRanoYA

Jangan pernah takut
Dianggap tidak berjuang
oleh Sebab tidak konfrontatif
Karena
Kita masih memiliki pikiran jernih, daripada lawan yang menggunakan otot-otot Kekuatan.
Cara-cara Penertiban yang masih seperti budaya jaman feodalisme pada masa Raja-raja

Hanya satu, homati dan jaga untuk tidak pernah di jadikan;
Alat dan Korban
Kaum ibu dan anak-anak tak berdosa
kebutuhan dasar adalah Hak mereka

www.jarwoeko.webs.com

Nisan pend0sa

Nisan pendosa
    Tanpa nama
Hijau daun
    Tidak bertangkai
Cinta suci
    Masih ditungku
Lereng pendakian
    Belum terjamah
Masih gulita
    oLeh kebohongan
Menuruti altar
    Keharusan kejujuran
Wanita
    Rambut wanodyamu terurai
Selaras seindah bumi
    Aliran
    lEkuk tubuh
Keinginan nafsu kewajaran manusia
    Atas bisika syaiton
    Pada Binatang berkehendak
Malaikat merayu
    Iblis menggoda
untuk Kenikmatan perhiasan semestaNya Dunia
    Maya pada
Sapaan jawaban
    Terjawab
    Akan
    Taman firdaus sorgaloka para jiwa-jiwa
Adalah impian
    Dialam a’in
Pertanyaan manusia
    Sorga
    Nadiah pahala Tuhan
Atau
Wujud ciptaan manusia
Tidak bisakah
    Taman firdaus sorga
Tertata dengan keindahan
    Pada nyata dunia
Diciptakan manusia sendiri
    Tanpa harus
    Menunggu semakin hancurnya Dunia karena ketamakan
    Semesta kiamat
    Janji
    Dari
    Dzat Yang Maha agung
    Tuhan

Adalah kepala dengan pikiran didalamnya, bersemayam lebih dekat dari pada urat batang leher kita manusia sendiri.
Haruskah Dzat yang Maha Melihat dari atas kaki singgana Arsy, menyaksikan keserakahan dan kemiskinan suatu Bangsa. Dimana cinta kita KepadaNya? kawan.

wo2k, Trenggalek 2003

Idiom

Kesetimbangan
Pikiran, perasaan, dan
Nafsu
Akan membentuk naluri

Mengerti akan diri sendiri, berarti
Akan Mengerti dan paham akan Orang lain

Ucapkan sepenuh perasaan terimakasih
Kepada Orang-2 yang pernah menyakiti Kita

Karena ucapan tersebut akan mengajari kita
Untuk tidak akan pernah
Menyakiti orang lain

http://jarwoeko.webs.com

keranda keadilan

langkah-langkah gagah angkatan perang
jaga dan lindungi bangsa janji suci idealita
gagah di bawah panji Negara menindas bangsanya sendiri
tapi impoten dengan tetangga apalagi sang adidaya
sebahagian tanpa nurani bantai generasi pertiwi realita yang ada

aku
merangkak
jongkok kadang loncat kodok
otak membuncah
lunglai hilang energi
dehegomoni tujuan dalam dada
berbekal dua nisan tanpa nama
dua nisan pendosa,untukku dan teruntuk kemakmuran negeri ku

adakalanya darah itu suci bagiku
darah juang para pejuang

sebahagian kaum intelektual kampus semuci trus sok suci
dari carut marut PULITIK
lari dari penindasan
lari dari pengungkungan
terbirit dari ketidak adilan
yang penting diri sendiri tercukupi
belajar pinter, untuk kepuasan diri
entah banci, atau oleh sebab hegemoni patronasi sesat kaldu sang kapital

sebahagian tokoh dan priyayi
adalah reinskarnasi generasi Wisynu jawa zaman raja-raja
dimana,halal hukumnya mengokohi,menginjak
orang kecil untuk jayaning diri

kholifah-kholifah hedon bergentayangan
melesat bagai Jin Sakti melewati waktu
dari kelompok satu ke kelompok lainnya
maka,celakalah orang-orang yang menyeret
orang-orang lainnya kedalam golongan-golongan

wakil-wakil perwakilan orang-orang berwatak anjing
wakil-wakil perwakilan orang-orang berwatak buaya
wakil-wakil perwakilan orang-orang berwatak macan
wakil-wakil perwakilan orang-orang berwatak malaikat
berkumpul membentuk majelis permusyawaratan makluk Tuhan

tidak jamannya,pemimpin anjing adalah anjing
tidak jamannya lagi,pemimpin manusia, ya manusia juga
sekarang jamannya,orang di pimpin KADAL
karena KADAL sekarang berkantong tebal
mampu memberi nasi satu dua tiga bungkus plus kaos berlogo kebajikan
kepada pengikut setia partainya si kadal
padahal,duit dari itu semua
adalah duit seluruh umat.
dasar kadal,hanya orang-orang bodoh yang terkadali
orang-orang berwatak domba
domba-domba yang terjerembab di lubang-lubang yang sama.

http://jarwoeko.webs.com

Derajat

Bukan jaminan
Tingkah laku Manusia akan sederajat
Ilmu Pengetahuannya

Ilmu tidak mengajarkan korupsi
Toh masih banyak pencuri

Ilmu mengajarkan keadilan dan kemakmuran
Nyatanya kemiskinan, ketertindasan, keterpenjaraan hak privat-publik,dan
Ketakutan atas keserakahan
Masih membelenggu

Ilmu mengajarkan bahwa keinginan (nafsu) terlahir karena ada realitas rangsangan
Toh masih banyak gaya, mode, sebagai cermin tingkah laku
Yang merangsangsang obsesi NAFSU
Untuk mencoba Dunia Baru

hanya akibat dari sebab
Tingkah laku manusia yang tidak sederajat
dengan Ilmu pengetahuannya

Sebahagian Kaum intelektual bersuci dan sok suci dari carut marut politik-2 yang memiskinkan rakyat

http://jarwoeko.webs.com

Darah juang

Juang kami tiada mengenal
Arti "kalah" atau "menang"?
Ibadah buat Tuhan, manusia, dan
Tanah Air

www.jarwoeko.webs.com

bingar

suara lirih kangen
dari dasar terdalam sanubariku
ada bayang-bayang mu
slalu menggoda
disela suara jengkerik
dalam selimut malam-malam sepiku

mimpi indah bersamamu
aku hanya ingin engkau tahu
akan bersitan kerinduan

nisan cinta dalam nafas
asmara dicucup pensucian

kanvas cinta
merangkai rinduku
padamu

kulukis wajahmu
diseluruh muka langit
setiap purnama menyapa diriku

aku
hanya ingin
jiwa dalam badanmu tahu
ketulusan dalam dada ini

aku merindumu
di sela hela nafas

serasa hampa dalam jelaga, kasih
bingar ku ingin teriak
panggil satu-satunya nama
engkau
dirimu satu seperti irama

april,-2007

http://jarwoeko.webs.com

Berjaga-jaga

Kita adalah Orang-orang
Yang berjaga-jaga
Digaris batas
Antara Harapan, Impian, dan
Kenyataan

Bermimpi makmur’ nyatanya masih miskin
Bermimpi kerja’ nyatanya bertitel sebagai pemuda desa tak kerja
Bermimpi jadi raja’ nyatanya masih jadi rakyat jelata
Semuanya hanya Obsesi harapan

Terpecundangi Diatas bumi yang kaya
hanya selapis tipis yang berharta

wo2k, jakarta 2002

at

www.jarwoeko.webs.com

Di antara Terang Matahari

Aku rebahkan sesalku
rentangkan tangan lepas sejuta kejengahan
terlentang di balik genting yang pastinya basah oleh embun
mencoba untuk menjahit mata
malam yang sama seperti malam-malam sebelumnya
anganku menerka, di balik atap, masihkah ada rembulan atau bintang-bintang?

Kawan-kawan telah lelap berselimut dingin dan sepi
berjalan di alam mimpi mereka sendiri-sendiri

Anganku melayang melesat menuju Nirwana
menembus jelaga sunyi yang terselip di antara siang-nya Dzat Yang Maha Agung
Seperi Siang yang juga selalu diselipkan-Nya diantara malam-Nya,
malam yang selalu menyelimuti Tubuhku, tapi tidak untuk Jiwaku

Sayup-sayup terdengar lirih suara jengkerik Malam

diantara sela-sela bayang-bayangmu

Wo2k
Agustus 2007

Invasioner saudara

Invasioner saudara

Bocah itu kehilangan famili
Gadis kecil terbakar mukanya oleh api bom
Banyak orang ketakutan
Wajib militer dogma kholifah-kholifah bangsa yang belum merdeka dalam sebuah kemerdekaan.
Kaum Urban, berdiri di garis Batas antara Harapan, Impian, Dan kenyataan.
Matinya keadilan

Seorang Ibu kehilangan bapakku
Akademisi intelektual cuci tangan pro kontra politik, Sok suci
Tidak melihat aku tertindas, miskin, terpenjara asasi, tertakuti
Bukan lain, bukan tidak akibat dari pulitik

Nakara perang senyawa
Nampan pembunuhan ekspansif
Nanar konspirasi senewen
Melodius kerjasama militer eksplosif
Kanal teraliri tembang darah
Kaldu sang produser senjata

Ternyata
Teknologi adalah sendawa pembinasa tunas serta wanodya kaum Hawa manusia
Cundrik haus bangkai beserta Aura Iblish
Tak terhitung nisan tanpa nama
Gadis diperkosa budaya
Pemuda desa tak kerja

Anak jalanan tersingkir dari peradaban,
     meski 
sebutan anak jalanan
    tidak pernah jadi mimpi dan cita-cita mereka
syair pedih kaum miskin

Semuanya ingkar
Sebenarnya sandiwara kemunafikan
Peradaban jahilliah kadaluwarsa
Cara-cara lama anarki
Binatang pengembala nafsu

Jakarta, basis separatis, prajuritnya kapital

Merdekakan kembali, Kawan

Wo2k
Surabaya, 10 November 2005