Kiri atau Kanan sama saja
berkaca pada pengalaman diri sendiri
buang jauh-jauh apa itu kiri ataupun kanan
karena semua itu, hanyalah cangkokan
kenapa, Kita mau diajari anarki atau diskusi
oleh bangsa yang setiap hari Mengokohi
kita punya budaya dan gaya sendiri
materi energi serta ruang waktu sendiri
ajarkan pola dan kerangka itu kepada mereka
sebelum magnacharta membuka mata utara
Sri Airlangga sudah jauh memulai itu dariĀ timur dengan simbol pelepasan tapasnya bagi para pekerja kerajaan
sebelum barat dengan pengetahuan mampu melebur unsur-unsur titanium, kromium, itrium dll. Logam-logam yang semuanya sangat keras, tahan panas, anti-oksidasi. dengan suhu harus di atas 2-3 ribu derajat. Empu-empu sudah mengerjakannya dengan cerdas mulai abad 11, jauh sebelum pesawat antariksa yang berbahan logam tersebut di ciptakan ilmuwan-ilmuwan utara. salah kita memang selalu menganggap ilmu tua sebagai bagian dari mistis, tidak mau menggali unsur-unsur fisika yang mungkin ada di dalamnya. dengan enteng kita akan memberi cap dukun, sakti, jin, dedemit dsb. ketika mata kita menyaksikan sesuatu di luar nalar. kita tidak terusik untuk mingkin sekedar bertanya, atau bahkan coba untuk berguru kepada para orang tua kita. kita lebih tertarik dengan ilmu-ilmu yang jauh dibagian bumi yang lain. padahal belum tentu ilmu itu merupakan satu-satunya matahari dari lingkungan kita berada
mengapa sejarah bangsa kita selalu membuang dengan fitnah yang kejam, orang-orang cerdas dan pandai? mengapa lebih percaya pada para pemabuk bodoh yang menjual tanah warisannya untuk menaruhkan dirinya diposisi penegak hukum dan keadilan?,atau segerombolan makelar yang mengaku sebagai pedagang atau saudagar sukses yang jelas-jelas menggadaikan tanah rakyatnya?, pemimpin juling yang bahkan tidak bisa melihat janjinya sendiri?, mengapa?